Social Items

Loading...
Loading...
        Sepeda lipat Brompton - Via Brompton.com
Sepeda lipat Brompton mendadak jadi pembahasan.
Penyebabnya, eks Dirut Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara diduga menyelundupkan sepeda mahal tersebut.
Harga dari sepeda handmade asal Inggris itu memang tak biasa.
Sepeda Brompton Explore yang diduga diselundupkan eks Dirut Garuda bisa mencapai Rp 60 jutaan.
Hal tersebut dikatakan oleh seorang narasumber Kompas.com yang bekerja di Roma Italia.
"Jumlahnya terbatas banget. Kata tokonya, di seluruh Eropa hanya dapat 500 unit, dan udah sold out," ujar dia dalam perbincangan bulan lalu.
Sementara itu, di Inggris, sepeda Brompton Explore dibanderol seharga 1.525 poundsterling atau setara sekitar Rp 28,1 juta.
Sepeda itu disebut-sebut hanya diproduksi 2.000 unit di seluruh dunia.
Adapun sepeda itu diluncurkan beberapa bulan lalu.
Dikutip TribunJabar.id dari Road.cc, sepeda Brompton Explore diluncurkan pada September 2019.
Ada beberapa fitur yang membuat sepeda ini digemari.
Misalnya adalah adanya tas roll top berukuran 28 liter, tas di bawah sadel.
Di dalam tas tersebut, biasanya ditambahkan satu set perlengkapan dan suku cadang.
Terdapat ban dalam, kampas rem, pompa, ban lipat Marathon Racer, kabel cadangan, hingga jari-jari.
Lalu, sepeda Brompton ini juga dilengkapi gir 6-speed berasio lebih kecil.
Rasio lebih kecil tersebut dibutuhkan agar kayuhan lebih ringan, misalnya saat melewati medan menanjak.
Kemudian, sepeda yang diproduksi secara handmade ini juga disebut-sebut sangat presisi.
Saat digunakan, atau diubah dari kondisi terlipat menjadi bentuk yang siap dikendarai, sepeda ini sangat stabil.
Tak hanya itu, sepeda ini pun dikenal memiliki bobot yang ringan.
Pasalnya, sepeda Brompton terbuat dari bahan titanium.
Sejarah Sepeda Brompton
Sepeda lipat Brompton ternyata sudah tercipta sejak 1970an.
Dikutip TribunJabar.id dari laman brompton.com, pembuat sepeda itu adalah Andrew Ritchie.
Andrew mulai mendesain sepeda tersebut pada 1975.
Pada 1977, sepeda Brompton pertama lahir.
Namun, produksi sepeda tersebut baru dimulai pada 1981.
Produksinya pun masih terbatas dan bersifat sementara.
Barulah pada 1988, Brompton memiliki pabrik pertama.
Alhasil, produksinya bisa dilakukan secara penuh alias full time.
Pabrik pertama Brompton berada di Brentford, West London.
Perjuangan Andrew Ritchie dan rekan kerja lainnya tak sia-sia.
Desain sepeda yang bisa dilipat itu kemudian diganjar penghargaan Best Product Award dalam gelaran Cyclex di Olympia, London pada 1987.
Pada 1995, spepeda Brompton juga diganjar Queen’s Award for Export Achievement.
Prestasi lainnya, perlombaan sepeda Brompton tingkat dunia digelar di Barcelona di Spanyol.
Kini, Brompton Junction Store alias toko resmi sepeda Brompton sudah dibuka di beberapa tempat.
Brompton Junction Stores pertama dibuka pada 2011 di Kobe, Jepang.

Mengapa Sepeda Brompton Harganya Mahal Sampai Rp 60 Juta? Kini Jadi Pembahasan karena Ari Askhara

Newsral.com
        Sepeda lipat Brompton - Via Brompton.com
Sepeda lipat Brompton mendadak jadi pembahasan.
Penyebabnya, eks Dirut Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara diduga menyelundupkan sepeda mahal tersebut.
Harga dari sepeda handmade asal Inggris itu memang tak biasa.
Sepeda Brompton Explore yang diduga diselundupkan eks Dirut Garuda bisa mencapai Rp 60 jutaan.
Hal tersebut dikatakan oleh seorang narasumber Kompas.com yang bekerja di Roma Italia.
"Jumlahnya terbatas banget. Kata tokonya, di seluruh Eropa hanya dapat 500 unit, dan udah sold out," ujar dia dalam perbincangan bulan lalu.
Sementara itu, di Inggris, sepeda Brompton Explore dibanderol seharga 1.525 poundsterling atau setara sekitar Rp 28,1 juta.
Sepeda itu disebut-sebut hanya diproduksi 2.000 unit di seluruh dunia.
Adapun sepeda itu diluncurkan beberapa bulan lalu.
Dikutip TribunJabar.id dari Road.cc, sepeda Brompton Explore diluncurkan pada September 2019.
Ada beberapa fitur yang membuat sepeda ini digemari.
Misalnya adalah adanya tas roll top berukuran 28 liter, tas di bawah sadel.
Di dalam tas tersebut, biasanya ditambahkan satu set perlengkapan dan suku cadang.
Terdapat ban dalam, kampas rem, pompa, ban lipat Marathon Racer, kabel cadangan, hingga jari-jari.
Lalu, sepeda Brompton ini juga dilengkapi gir 6-speed berasio lebih kecil.
Rasio lebih kecil tersebut dibutuhkan agar kayuhan lebih ringan, misalnya saat melewati medan menanjak.
Kemudian, sepeda yang diproduksi secara handmade ini juga disebut-sebut sangat presisi.
Saat digunakan, atau diubah dari kondisi terlipat menjadi bentuk yang siap dikendarai, sepeda ini sangat stabil.
Tak hanya itu, sepeda ini pun dikenal memiliki bobot yang ringan.
Pasalnya, sepeda Brompton terbuat dari bahan titanium.
Sejarah Sepeda Brompton
Sepeda lipat Brompton ternyata sudah tercipta sejak 1970an.
Dikutip TribunJabar.id dari laman brompton.com, pembuat sepeda itu adalah Andrew Ritchie.
Andrew mulai mendesain sepeda tersebut pada 1975.
Pada 1977, sepeda Brompton pertama lahir.
Namun, produksi sepeda tersebut baru dimulai pada 1981.
Produksinya pun masih terbatas dan bersifat sementara.
Barulah pada 1988, Brompton memiliki pabrik pertama.
Alhasil, produksinya bisa dilakukan secara penuh alias full time.
Pabrik pertama Brompton berada di Brentford, West London.
Perjuangan Andrew Ritchie dan rekan kerja lainnya tak sia-sia.
Desain sepeda yang bisa dilipat itu kemudian diganjar penghargaan Best Product Award dalam gelaran Cyclex di Olympia, London pada 1987.
Pada 1995, spepeda Brompton juga diganjar Queen’s Award for Export Achievement.
Prestasi lainnya, perlombaan sepeda Brompton tingkat dunia digelar di Barcelona di Spanyol.
Kini, Brompton Junction Store alias toko resmi sepeda Brompton sudah dibuka di beberapa tempat.
Brompton Junction Stores pertama dibuka pada 2011 di Kobe, Jepang.

No comments