Payudara Pria Ini Menghasilkan ASI, Kok Bisa? - Newsral.com

    Social Items

Loading...
Photo Source: Flickr/istolethetv
Sebuah kasus yang tidak biasa terjadi pada seorang pria berusia 25 tahun. Dia mengalami payudara yang tumbuh sehingga membuatnya merasa malu. Tak hanya itu, payudara ini bahkan bisa menghasilkan ASI sebagaimana payudara wanita yang baru saja melahirkan. Kok bisa?

Payudara Pria Menghasilkan ASI karena tumor

Kasus ini dialami oleh pria bernama Wang dari Tiongkok. Sejak anak-anak, payudaranya memang terlihat mulai tumbuh hinggga kini seukuran secangkir kopi. Dia pun malu untuk bergaul dengan teman-temannya dan takut untuk melakukan olahraga karena aktivitas ini dianggap bisa membuat payudaranya semakin terlihat. Masalahnya adalah karena kurang gerak, bobot badannya naik drastis, tepatnya mencapai 25 kg hanya dalam kurun waktu dua tahun.
Tak hanya payudara yang tumbuh, Wang juga mengalami hal berbeda lainnya, yakni janggut yang tidak bisa tumbuh dan kulit yang cenderung halus sebagaimana milik wanita. Bahkan, banyak teman wanitanya yang sampai menyebut kulitnya jauh lebih halus dibandingkan dengan kulit mereka.
Beruntung, Wang memiliki pacar yang perhatian dengan kondisinya. Dia menyarankan Wang untuk melakukan operasi pengecilan payudara. Wang menuruti saran ini dan memeriksakan kondisi kesehatannya ke dokter. Setelah menjalani pemeriksaan magnetic resonance imaging (MRI), barulah diketahui apa penyebab payudaranya membesar sebagaimana yang dimiliki wanita.
Kondisi ini ternyata dipicu oleh prolaktinoma, sejenis tumor yang tidak bersifat kanker yang muncul di kelenjar pituitary, kelenjar di dalam otak yang mengendalikan hormon di dalam tubuh. Hal ini bahkan sampai membuat payudara Wang juga bisa mengeluarkan ASI.
Para dokter yang berasal di Nanjing, Tiongkok, yang memeriksa Wang menyebut kadar prolaktin di dalam tubuh Wang bisa membuat jumlah hormon yang memerintahkan produksi ASI meningkat hingga 10 kali lebih tinggi dibandingkan dengan ibu yang baru saja melahirkan.
Dr. Jin Jianhong, salah satu dokter yang memeriksa Wang menyebut produksi ASI wang sangat melimpah.
“Saat saya tes, puting payudara Wang bahkan bisa menembakkan ASI hingga setengah meter,” ucap dr. Jin.
Kini Wang telah menjalani pengobatan yang ditujukan untuk menurunkan ukuran tumor. Hal ini ternyata juga berpengaruh pada mengecilnya ukuran payudaranya. Bahkan, Wang terlihat sudah mulai bisa menumbuhkan janggutnya.

Penyebab Payudara Pria Membesar

Selain bisa dipicu oleh tumor sebagaimana yang dialami oleh Wang, pakar kesehatan menyebut pembesaran payudara pada pria juga bisa dipicu oleh hal lainnya.
Berikut adalah beberapa penyebab payudara pria membesar:
  1. Obesitas

Semakin naik berat badan, semakin banyak lemak yang menumpuk di dalam tubuh, termasuk pada bagian dada. Selain itu, kadar estrogen juga akan ikut meningkat sehingga membuat ukuran payudara pria semakin meningkat. Karena sebagian besar terdiri dari lemak, payudara pria obesitas cenderung sangat lunak.
  1. Efek Samping Penggunaan Steroid

Jika seorang pria memakai steroid atau doping demi meningkatkan performa olahraga, bisa jadi hal ini akan menyebabkan pertumbuhan payudara.
  1. Efek Samping Penggunaan Minyak Esensial

Beberapa jenis minyak esensial yang digunakan untuk memijat seperti dari lavender atau pohon teh bisa saja memberikan efek samping pembesaran payudara karena memiliki kandungan estrogen alami. Hanya saja, hal ini biasanya terjadi jika minyak sering digunakan dalam jangka panjang.
  1. Efek Samping Obat-Obatan Tertentu

Obat-obatan berjenis finasteride, beberapa jenis antibiotik, obat untuk kemoterapi, obat untuk HIV, dan obat untuk mengatasi gangguan mental bisa saja memberikan efek samping tumbuhnya payudara.
  1. Terapi Testosteron

Terapi testosteron juga bisa memberikan pengaruh pada hormon dan memberikan efek samping payudara tumbuh pada pria.

Sumber:
  1. You, Tracy. 2019. Man, 25, grows B-cup breasts that can lactate due to a brain tumour. dailymail.co.uk/news/article-7706191/Man-25-grows-B-cup-breasts-lactate-brain-tumour.html. (Diakses pada 22 November 2019).

Payudara Pria Ini Menghasilkan ASI, Kok Bisa?

Newsral.com
Photo Source: Flickr/istolethetv
Sebuah kasus yang tidak biasa terjadi pada seorang pria berusia 25 tahun. Dia mengalami payudara yang tumbuh sehingga membuatnya merasa malu. Tak hanya itu, payudara ini bahkan bisa menghasilkan ASI sebagaimana payudara wanita yang baru saja melahirkan. Kok bisa?

Payudara Pria Menghasilkan ASI karena tumor

Kasus ini dialami oleh pria bernama Wang dari Tiongkok. Sejak anak-anak, payudaranya memang terlihat mulai tumbuh hinggga kini seukuran secangkir kopi. Dia pun malu untuk bergaul dengan teman-temannya dan takut untuk melakukan olahraga karena aktivitas ini dianggap bisa membuat payudaranya semakin terlihat. Masalahnya adalah karena kurang gerak, bobot badannya naik drastis, tepatnya mencapai 25 kg hanya dalam kurun waktu dua tahun.
Tak hanya payudara yang tumbuh, Wang juga mengalami hal berbeda lainnya, yakni janggut yang tidak bisa tumbuh dan kulit yang cenderung halus sebagaimana milik wanita. Bahkan, banyak teman wanitanya yang sampai menyebut kulitnya jauh lebih halus dibandingkan dengan kulit mereka.
Beruntung, Wang memiliki pacar yang perhatian dengan kondisinya. Dia menyarankan Wang untuk melakukan operasi pengecilan payudara. Wang menuruti saran ini dan memeriksakan kondisi kesehatannya ke dokter. Setelah menjalani pemeriksaan magnetic resonance imaging (MRI), barulah diketahui apa penyebab payudaranya membesar sebagaimana yang dimiliki wanita.
Kondisi ini ternyata dipicu oleh prolaktinoma, sejenis tumor yang tidak bersifat kanker yang muncul di kelenjar pituitary, kelenjar di dalam otak yang mengendalikan hormon di dalam tubuh. Hal ini bahkan sampai membuat payudara Wang juga bisa mengeluarkan ASI.
Para dokter yang berasal di Nanjing, Tiongkok, yang memeriksa Wang menyebut kadar prolaktin di dalam tubuh Wang bisa membuat jumlah hormon yang memerintahkan produksi ASI meningkat hingga 10 kali lebih tinggi dibandingkan dengan ibu yang baru saja melahirkan.
Dr. Jin Jianhong, salah satu dokter yang memeriksa Wang menyebut produksi ASI wang sangat melimpah.
“Saat saya tes, puting payudara Wang bahkan bisa menembakkan ASI hingga setengah meter,” ucap dr. Jin.
Kini Wang telah menjalani pengobatan yang ditujukan untuk menurunkan ukuran tumor. Hal ini ternyata juga berpengaruh pada mengecilnya ukuran payudaranya. Bahkan, Wang terlihat sudah mulai bisa menumbuhkan janggutnya.

Penyebab Payudara Pria Membesar

Selain bisa dipicu oleh tumor sebagaimana yang dialami oleh Wang, pakar kesehatan menyebut pembesaran payudara pada pria juga bisa dipicu oleh hal lainnya.
Berikut adalah beberapa penyebab payudara pria membesar:
  1. Obesitas

Semakin naik berat badan, semakin banyak lemak yang menumpuk di dalam tubuh, termasuk pada bagian dada. Selain itu, kadar estrogen juga akan ikut meningkat sehingga membuat ukuran payudara pria semakin meningkat. Karena sebagian besar terdiri dari lemak, payudara pria obesitas cenderung sangat lunak.
  1. Efek Samping Penggunaan Steroid

Jika seorang pria memakai steroid atau doping demi meningkatkan performa olahraga, bisa jadi hal ini akan menyebabkan pertumbuhan payudara.
  1. Efek Samping Penggunaan Minyak Esensial

Beberapa jenis minyak esensial yang digunakan untuk memijat seperti dari lavender atau pohon teh bisa saja memberikan efek samping pembesaran payudara karena memiliki kandungan estrogen alami. Hanya saja, hal ini biasanya terjadi jika minyak sering digunakan dalam jangka panjang.
  1. Efek Samping Obat-Obatan Tertentu

Obat-obatan berjenis finasteride, beberapa jenis antibiotik, obat untuk kemoterapi, obat untuk HIV, dan obat untuk mengatasi gangguan mental bisa saja memberikan efek samping tumbuhnya payudara.
  1. Terapi Testosteron

Terapi testosteron juga bisa memberikan pengaruh pada hormon dan memberikan efek samping payudara tumbuh pada pria.

Sumber:
  1. You, Tracy. 2019. Man, 25, grows B-cup breasts that can lactate due to a brain tumour. dailymail.co.uk/news/article-7706191/Man-25-grows-B-cup-breasts-lactate-brain-tumour.html. (Diakses pada 22 November 2019).

No comments