Social Items

Loading...

Jenderal bintang dua (purn) Wagner Damanik memantapkan diri untuk maju Pilkada Kabupaten Simalungun dari jalur independen.
Dikutip dari tribun-medan.com, Irjen (purn) Wagner Damanik menjelaskan alasannya.
"Saya tidak mengecilkan partai politik. Saya juga belum menjalin komunikasi serius dengan partai. Saya hanya berpikir, ingin berjalan dengan masyarakat," ucap Wagner Damanik melalui sambungan telepon, Senin (7/10/2019).
Disinggung apakah ada petugas partai politik yang mendekati?
Wagner Damanik menjawab kalau beberapa politisi sudah mendekatinya dan memintanya mendaftarkan diri.
Namun hal tersebut urung dilaksanakan.
Wagner Damanik juga sungkan menyebutkan nama partai yang menawarkan dukungan.
"Tak baik kalau saya sampaikan, tapi ada beberapa partai yang mendekati saya. Sekali lagi saya bukan tidak menghargai partai, tapi saya mau mendaftar dari jalur independen," sambungnya.
Formulir dukungan untuk Wagner Damanik sebagai bakal calon Bupati Simalungun (HO).
Formulir dukungan kepada Wagner Damanik sudah dibagikan kepada warga Kabupaten Simalungun.
Dari formulir tersebut belum tertera nama bakal calon wakil bupati yang akan mendampingi Wagner Damanik.

"Belum ada (wakil bupati), masih penjajakan," tutur Wagner Damanik.
Wagner Damanik mengaku ada tiga nama kandidat bakal calon wakil bupati.
Namun ia kembali sungkan menyebut latar belakang calon pendampingnya tersebut.
"Jangan ke sana dulu. Pokoknya sebelum 2020 akan saya umumkan," kata Wagner Damanik.
"Wakil saya nanti yang pasti pelangi, saya Kristen wakil saya tidak dari Kristen. Harus satu visi dengan saya. Saya bintang dua loh, datang ke Simalungun untuk memberi jangan pula wakil saya nanti malah mengambil, harus sama-sama memberi," jelasnya.
RIWAYAT JABATAN : 
1985 - 1986  Kapolsek X Koto Tanah Datar Polda Sumbar
1986 Wadanki Brimob Polda Sumbar
1986 - 1988  Danki Brimob Polda Sumbar
1990 - 1993  Kapolsekta Medan Telada (saat ini Medan Kota) Polda Sumut
1994 - 1995  Kasubag Bin Min Dit Serse Polda Sumut
1995 - 1996  Kapuskodal Ops Poltabes Medan Polda Sumut
1996 - 1997  Wakapolres Simalungun Polda Sumut
1997 - 1998  Wakasat Brimob Polda Jabar
1998 - 1999  Pabandya Ops Sops Korp Brimob Polri
1999 -2000  Kasat Brimob Polda Kaltim
2000 - 2002  Kapolres Kutai Polda Kaltim
2002 - 2005  Kepala SPN Sampali Polda Sumut
2005 - 2006  Kapolrestabes Samarinda Polda Kaltim
2006 - 2009  Kadepkum Secapa Lemdiklat Polri
2010  Direktur Samapta Polda Metro Jaya 
2010 - 2011 Kalabrotekpol Bid PPITK STIK Lemdikpol 
2011 - 2012 Kasubdit Binta Dit Opsdik Debiddikpimtknas Lemhannas RI
2012 - 2013 Direktur Pemantapan Transformasi Nilai Debidtaplaikbs Lemhannas RI
2013 - 2014 Direktur Materi Pendidikan Debiddikpimtknas Lemhannas RI
2014 - Sekarang Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Hankam Lemhannas RI.
Jenderal bintang dua, Irjen Pol M Wagner Damanik, dapat dukungan dari berbagai tokoh Simalungun untuk maju sebagai Calon Bupati Simalungun.
Dukungan ramai diunggah warganet dengan menandai akun facebook Wagner Damanik.
Bahkan Wagner Damanik pernah memosting tulisan berjudul Panggilan Tanah Leluhur.

Tribun Medan lantas mengonfirmasi hal ini kepada Irjen Pol M Wagner Damanik.
"Benar, saya berniat maju (Calon Bupati Simalungun)," ucap Wagner dari sabungan telepon, Selasa (14/5/2019).
Disinggung soal jabatannya sebagai perwira tinggi polri aktif, Wagner menyebut akan pensiun sebelum Pilkada Simalungun.
Ia juga belum terlalu fokus membahas partai pengusung.
"Saya pensiun Juli 2019. Saat ini memang saya masih aktif di Lemhanas (Lembaga Ketahanan Nasional). Soal partai masih penjajakan. Pemilu 2019 kan belum selesai, kalau sudah tuntas baru fokus ke partai pengusung," sambung pria kelahiran Tebingtinggi, 24 Juni 1961 ini.
Wagner adalah jenderal polisi lulusan akpol 1984 dan sudah mencicipi perwira polisi di banyak tempat.
Termasuk pernah menjabat sebagai Wakapolres Simalungun, Kepala SPN Sampali Sumut, Kapolres Kutai, Kapolrestabes Samarinda, Wadansat Brimob Polda Jawa Barat dan lainnya.
Wagner menceritakan alasannya terjun kedunia politik lantaran ingin mengembangkan tanah leluhurnya.

Ia mengklaim, pengalaman 35 tahun menjabat perwira polri menjadi modal utama dirinya terjun ke dunia politik.
Terlebih Sumatera Utara menjadi zona merah oleh KPK.
"Saya tidak menjelekkan pemimpin yang ada saat ini. Saya peneggak hukum, tidak akan bermain dilingkaran pelanggaran hukum. Sumut zona merah menjadi tantangan untuk saya," tambahnya.
Saat ini Bupati Simalungun dijabat JR Saragih.
JR dipastikan tidak bisa kembali mengajukan diri sebagai bupati karena sudah menjabat selama dua periode.

Sumber : tribunnews.com









Jenderal (Purn) Wagner Damanik Ditawari Parpol tapi Ingin Maju Independen di Pilkada Simalungun

Newsral.com

Jenderal bintang dua (purn) Wagner Damanik memantapkan diri untuk maju Pilkada Kabupaten Simalungun dari jalur independen.
Dikutip dari tribun-medan.com, Irjen (purn) Wagner Damanik menjelaskan alasannya.
"Saya tidak mengecilkan partai politik. Saya juga belum menjalin komunikasi serius dengan partai. Saya hanya berpikir, ingin berjalan dengan masyarakat," ucap Wagner Damanik melalui sambungan telepon, Senin (7/10/2019).
Disinggung apakah ada petugas partai politik yang mendekati?
Wagner Damanik menjawab kalau beberapa politisi sudah mendekatinya dan memintanya mendaftarkan diri.
Namun hal tersebut urung dilaksanakan.
Wagner Damanik juga sungkan menyebutkan nama partai yang menawarkan dukungan.
"Tak baik kalau saya sampaikan, tapi ada beberapa partai yang mendekati saya. Sekali lagi saya bukan tidak menghargai partai, tapi saya mau mendaftar dari jalur independen," sambungnya.
Formulir dukungan untuk Wagner Damanik sebagai bakal calon Bupati Simalungun (HO).
Formulir dukungan kepada Wagner Damanik sudah dibagikan kepada warga Kabupaten Simalungun.
Dari formulir tersebut belum tertera nama bakal calon wakil bupati yang akan mendampingi Wagner Damanik.

"Belum ada (wakil bupati), masih penjajakan," tutur Wagner Damanik.
Wagner Damanik mengaku ada tiga nama kandidat bakal calon wakil bupati.
Namun ia kembali sungkan menyebut latar belakang calon pendampingnya tersebut.
"Jangan ke sana dulu. Pokoknya sebelum 2020 akan saya umumkan," kata Wagner Damanik.
"Wakil saya nanti yang pasti pelangi, saya Kristen wakil saya tidak dari Kristen. Harus satu visi dengan saya. Saya bintang dua loh, datang ke Simalungun untuk memberi jangan pula wakil saya nanti malah mengambil, harus sama-sama memberi," jelasnya.
RIWAYAT JABATAN : 
1985 - 1986  Kapolsek X Koto Tanah Datar Polda Sumbar
1986 Wadanki Brimob Polda Sumbar
1986 - 1988  Danki Brimob Polda Sumbar
1990 - 1993  Kapolsekta Medan Telada (saat ini Medan Kota) Polda Sumut
1994 - 1995  Kasubag Bin Min Dit Serse Polda Sumut
1995 - 1996  Kapuskodal Ops Poltabes Medan Polda Sumut
1996 - 1997  Wakapolres Simalungun Polda Sumut
1997 - 1998  Wakasat Brimob Polda Jabar
1998 - 1999  Pabandya Ops Sops Korp Brimob Polri
1999 -2000  Kasat Brimob Polda Kaltim
2000 - 2002  Kapolres Kutai Polda Kaltim
2002 - 2005  Kepala SPN Sampali Polda Sumut
2005 - 2006  Kapolrestabes Samarinda Polda Kaltim
2006 - 2009  Kadepkum Secapa Lemdiklat Polri
2010  Direktur Samapta Polda Metro Jaya 
2010 - 2011 Kalabrotekpol Bid PPITK STIK Lemdikpol 
2011 - 2012 Kasubdit Binta Dit Opsdik Debiddikpimtknas Lemhannas RI
2012 - 2013 Direktur Pemantapan Transformasi Nilai Debidtaplaikbs Lemhannas RI
2013 - 2014 Direktur Materi Pendidikan Debiddikpimtknas Lemhannas RI
2014 - Sekarang Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Hankam Lemhannas RI.
Jenderal bintang dua, Irjen Pol M Wagner Damanik, dapat dukungan dari berbagai tokoh Simalungun untuk maju sebagai Calon Bupati Simalungun.
Dukungan ramai diunggah warganet dengan menandai akun facebook Wagner Damanik.
Bahkan Wagner Damanik pernah memosting tulisan berjudul Panggilan Tanah Leluhur.

Tribun Medan lantas mengonfirmasi hal ini kepada Irjen Pol M Wagner Damanik.
"Benar, saya berniat maju (Calon Bupati Simalungun)," ucap Wagner dari sabungan telepon, Selasa (14/5/2019).
Disinggung soal jabatannya sebagai perwira tinggi polri aktif, Wagner menyebut akan pensiun sebelum Pilkada Simalungun.
Ia juga belum terlalu fokus membahas partai pengusung.
"Saya pensiun Juli 2019. Saat ini memang saya masih aktif di Lemhanas (Lembaga Ketahanan Nasional). Soal partai masih penjajakan. Pemilu 2019 kan belum selesai, kalau sudah tuntas baru fokus ke partai pengusung," sambung pria kelahiran Tebingtinggi, 24 Juni 1961 ini.
Wagner adalah jenderal polisi lulusan akpol 1984 dan sudah mencicipi perwira polisi di banyak tempat.
Termasuk pernah menjabat sebagai Wakapolres Simalungun, Kepala SPN Sampali Sumut, Kapolres Kutai, Kapolrestabes Samarinda, Wadansat Brimob Polda Jawa Barat dan lainnya.
Wagner menceritakan alasannya terjun kedunia politik lantaran ingin mengembangkan tanah leluhurnya.

Ia mengklaim, pengalaman 35 tahun menjabat perwira polri menjadi modal utama dirinya terjun ke dunia politik.
Terlebih Sumatera Utara menjadi zona merah oleh KPK.
"Saya tidak menjelekkan pemimpin yang ada saat ini. Saya peneggak hukum, tidak akan bermain dilingkaran pelanggaran hukum. Sumut zona merah menjadi tantangan untuk saya," tambahnya.
Saat ini Bupati Simalungun dijabat JR Saragih.
JR dipastikan tidak bisa kembali mengajukan diri sebagai bupati karena sudah menjabat selama dua periode.

Sumber : tribunnews.com