Social Items

Loading...
Photo Source: Twitter.com/kodokamvret
Kabut asap yang menerjang wilayah Riau dan sebagian wilayah Sumatera dan Pulau Kalimantan semakin parah. Hal ini memberikan dampak kesehatan yang mengerikan. Belakangan ini, di media sosial sedang viral video yang menunjukkan seorang pengendara sepeda motor yang lemas di pinggir jalan dan hampir pingsan akibat menghirup kabut asap.

Pengendara Sepeda Motor Hampir Pingsan Karena Kabut Asap

Akun Twitter milik @kodokamvret menyebut korban adalah ibu-ibu yang sedang berkendara di Kota Dumai, Riau. Terlihat bahwa sang ibu berhenti di lampu merah dan kemudian langsung didatangi oleh beberapa petugas karena sudah terlihat sangat lemas dan mengalami sesak napas. Setelahnya, sang ibu dipapah ke pinggir jalan. Beruntung, di dekat lokasi sang ibu terdapat ambulans yang sedang siaga dan langsung memberikan bantuan.
Selain video tersebut, terdapat video lain yang menunjukkan pengendara sepeda motor yang sampai terjatuh dan menabrak pohon kelapa sawit karena tidak lagi mampu melihat jalan yang sudah sangat pekat dengan asap sehingga jarak pandang menjadi sangat pendek. Belum jelas dari mana video terakhir ini berasal. Satu hal yang pasti, video-video ini menunjukkan bahwa kabut asap memang harus segera ditangani karena bisa memberikan dampak kesehatan yang sangat mengerikan.
Polusi udara yang sangat parah memang bisa menyebabkan dampak buruk bagi pernapasan, khususnya dalam menyebabkan sesak napas. Masalahnya adalah, asap memiliki partikel yang sangat kecil sehingga bisa menembus paru-paru dengan cepat. Kandungan berbahaya dari asap inilah yang bisa langsung memicu peradangan pada tubuh.
Selain itu, tingginya kadar asap di udara akan membuat tubuh tidak mendapatkan oksigen dengan cukup. Padahal, semua organ tubuh membutuhkan oksigen untuk berfungsi, termasuk otak. Tanpa adanya pasokan oksigen dengan cukup, maka hal ini akan membuat fungsi otak menurun dan bisa saja menyebabkan hilangnya kesadaran.

Tips Menurunkan Dampak Buruk Kabut Asap

Kabut asap berbeda dengan polusi udara pada umumnya. Dalam realitanya, masyarakat di wilayah Sumatera dan Kalimantan bahkan sudah mengalaminya hingga berbulan-bulan secara terus-menerus.
Berikut adalah berbagai cara yang bisa kita lakukan demi menurunkan dampak buruk dari kabut asap.
  1. Memakai Masker Saat Berada di Luar Rumah

Cara pertama yang bisa kita lakukan untuk menurunkan dampak buruk dari kabut asap adalah dengan menggunakan masker, khususnya jika kita akan melakukan aktivitas di luar rumah. Masalahnya adalah partikel asap cenderung sangat kecil sehingga bisa saja menembus masker yang kita pakai. Apalagi jika masker ini hanyalah yang berupa kain atau masker bedah yang bisa didapatkan dengan mudah.
Pakar kesehatan lebih menyarankan kita untuk menggunakan masker berjenisd N95 yang bisa menyaring udara dengan lebih baik. Kita juga bisa memakai kain atau handuk basah sebagai masker meskipun tentu saja hal ini akan membuat kita merasa kurang nyaman melakukan aktivitas.
  1. Selalu Rutin Membersihkan Debu dan Kotoran

Kabut asap memiliki partikel yang bisa saja mengendap di lantai, dinding, atau benda-benda yang ada di sekitar kita. Pastikan untuk rutin membersihkan rumah atau tempat aktivitas kita dengan cara mengepelnya atau memakai vakum cleaner dengan teknologi HEPA. Hal ini diharapkan bisa membuat udara di dalam ruangan menjadi lebih bersih dan aman untuk dihirup.
  1. Memakai Alat Penjaga Kelembapan Udara

Gunakan alat penjaga kelembapan udara atau humidifier di dalam ruangan. Setel kelembapan di angka 30-50 persen demi menjaga kualitas udara yang kita hirup.
  1. Minum Air dengan Cukup

Dengan memenuhi asupan air putih, maka tubuh akan terjaga kelembapan dan sistem kekebalannya sehingga bisa menangkal paparan buruk polusi udara.
  1. Mengonsumsi Makanan Sehat

Konsumsilah makanan tinggi serat dan vitamin, khususnya vitamin C demi membantu tubuh melawan racun dan paparan buruk polusi udara.
  1. Jangan Pergi ke Luar Rumah Jika Tidak Perlu

Jika memang tidak ada perlu untuk ke luar rumah, berdiamlah saja di dalam rumah yang ditutup pintu dan jendelanya rapat-rapat. Hal ini akan membuat kita tidak mudah terpapar asap yang berbahaya.

Video yang mungkin kalian suka :

Viral Pengendara Motor Lemas Hampir Pingsan di Riau karena Asap

Newsral.com
Photo Source: Twitter.com/kodokamvret
Kabut asap yang menerjang wilayah Riau dan sebagian wilayah Sumatera dan Pulau Kalimantan semakin parah. Hal ini memberikan dampak kesehatan yang mengerikan. Belakangan ini, di media sosial sedang viral video yang menunjukkan seorang pengendara sepeda motor yang lemas di pinggir jalan dan hampir pingsan akibat menghirup kabut asap.

Pengendara Sepeda Motor Hampir Pingsan Karena Kabut Asap

Akun Twitter milik @kodokamvret menyebut korban adalah ibu-ibu yang sedang berkendara di Kota Dumai, Riau. Terlihat bahwa sang ibu berhenti di lampu merah dan kemudian langsung didatangi oleh beberapa petugas karena sudah terlihat sangat lemas dan mengalami sesak napas. Setelahnya, sang ibu dipapah ke pinggir jalan. Beruntung, di dekat lokasi sang ibu terdapat ambulans yang sedang siaga dan langsung memberikan bantuan.
Selain video tersebut, terdapat video lain yang menunjukkan pengendara sepeda motor yang sampai terjatuh dan menabrak pohon kelapa sawit karena tidak lagi mampu melihat jalan yang sudah sangat pekat dengan asap sehingga jarak pandang menjadi sangat pendek. Belum jelas dari mana video terakhir ini berasal. Satu hal yang pasti, video-video ini menunjukkan bahwa kabut asap memang harus segera ditangani karena bisa memberikan dampak kesehatan yang sangat mengerikan.
Polusi udara yang sangat parah memang bisa menyebabkan dampak buruk bagi pernapasan, khususnya dalam menyebabkan sesak napas. Masalahnya adalah, asap memiliki partikel yang sangat kecil sehingga bisa menembus paru-paru dengan cepat. Kandungan berbahaya dari asap inilah yang bisa langsung memicu peradangan pada tubuh.
Selain itu, tingginya kadar asap di udara akan membuat tubuh tidak mendapatkan oksigen dengan cukup. Padahal, semua organ tubuh membutuhkan oksigen untuk berfungsi, termasuk otak. Tanpa adanya pasokan oksigen dengan cukup, maka hal ini akan membuat fungsi otak menurun dan bisa saja menyebabkan hilangnya kesadaran.

Tips Menurunkan Dampak Buruk Kabut Asap

Kabut asap berbeda dengan polusi udara pada umumnya. Dalam realitanya, masyarakat di wilayah Sumatera dan Kalimantan bahkan sudah mengalaminya hingga berbulan-bulan secara terus-menerus.
Berikut adalah berbagai cara yang bisa kita lakukan demi menurunkan dampak buruk dari kabut asap.
  1. Memakai Masker Saat Berada di Luar Rumah

Cara pertama yang bisa kita lakukan untuk menurunkan dampak buruk dari kabut asap adalah dengan menggunakan masker, khususnya jika kita akan melakukan aktivitas di luar rumah. Masalahnya adalah partikel asap cenderung sangat kecil sehingga bisa saja menembus masker yang kita pakai. Apalagi jika masker ini hanyalah yang berupa kain atau masker bedah yang bisa didapatkan dengan mudah.
Pakar kesehatan lebih menyarankan kita untuk menggunakan masker berjenisd N95 yang bisa menyaring udara dengan lebih baik. Kita juga bisa memakai kain atau handuk basah sebagai masker meskipun tentu saja hal ini akan membuat kita merasa kurang nyaman melakukan aktivitas.
  1. Selalu Rutin Membersihkan Debu dan Kotoran

Kabut asap memiliki partikel yang bisa saja mengendap di lantai, dinding, atau benda-benda yang ada di sekitar kita. Pastikan untuk rutin membersihkan rumah atau tempat aktivitas kita dengan cara mengepelnya atau memakai vakum cleaner dengan teknologi HEPA. Hal ini diharapkan bisa membuat udara di dalam ruangan menjadi lebih bersih dan aman untuk dihirup.
  1. Memakai Alat Penjaga Kelembapan Udara

Gunakan alat penjaga kelembapan udara atau humidifier di dalam ruangan. Setel kelembapan di angka 30-50 persen demi menjaga kualitas udara yang kita hirup.
  1. Minum Air dengan Cukup

Dengan memenuhi asupan air putih, maka tubuh akan terjaga kelembapan dan sistem kekebalannya sehingga bisa menangkal paparan buruk polusi udara.
  1. Mengonsumsi Makanan Sehat

Konsumsilah makanan tinggi serat dan vitamin, khususnya vitamin C demi membantu tubuh melawan racun dan paparan buruk polusi udara.
  1. Jangan Pergi ke Luar Rumah Jika Tidak Perlu

Jika memang tidak ada perlu untuk ke luar rumah, berdiamlah saja di dalam rumah yang ditutup pintu dan jendelanya rapat-rapat. Hal ini akan membuat kita tidak mudah terpapar asap yang berbahaya.

Video yang mungkin kalian suka :