Social Items

Loading...
Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi saat menguji motornya di Sirkuit Misano, San Marino,

Valentino Rossi sinis dengan komentar Marc Marquez bahwa insiden dengannya membuat The Baby Alien termotivasi memenangi MotoGP San Marino 2019.

Duel di atas trek antara Valentino Rossi dan Marc Marquez menjadi salah satu sorotan dalam gelaran seri balap ke-13 MotoGP San Marino 2019.

Saat menit-menit terakhir sesi kualifikasi MotoGP San Marino 2019 (14/9/2019), Valentino Rossi dan Marc Marquez hampir bersenggolan sebanyak dua kali.
Tidak ada pembalap yang mendapat hukuman atas peristiwa itu. Namun, perseteruan dengan rider tuan rumah membuat Marquez mendapat cemoohan dari penonton sepanjang balapan.

"Saya selalu termotivasi sepenuhnya ketika seseorang bermain-main dengan saya," ucap Marquez, dilansir dari Crash.
"Saya tahu bahwa saya kalah ketika berbicara dengan media, tetapi bersaing di atas trek adalah arena pertempuran sesungguhnya bagi saya," sambung rider Repsol Honda.

Marc Marquez pada akhirnya finis pertama setelah memenangi duel lap terakhir menghadapi pembalap muda tim satelit Yamaha, Fabio Quartararo (Petronas SRT).
Kakak dari pembalap Moto2, Alex Marquez, tersebut juga menjadi satu-satunya pembalap non-Yamaha yang mengisi posisi finis lima besar.

Sementara Valentino Rossi harus puas mengakhiri balapan di urutan keempat setelah tidak dapat mendekati tiga pembalap di grup terdepan.

Adapun ketika diminta pendapatnya mengenai komentar Marquez, pemenang sembilan gelar juara dunia tersebut hanya menjawab singkat.
"Saya tidak perlu berseteru [dengan orang lain] untuk menjadi lebih termotivasi," kata Rossi, dikutip BolaSport.com dari GPOne.
Rossi berpendapat bahwa euforia yang dirasakan Marquez selepas balapan lebih dikarenakan keberhasilan mengalahkan Quartararo, si bocah ajaib di kelas MotoGP saat ini.

"Saya pikir Marquez merasa lebih bahagia karena dia bisa mengalahkan Quatararo. Dia tahu Quartararo akan menjadi lawan kuat untuk musim berikutnya," ujar Rossi.
"Marquez lebih muda dan lebih cepat. Saya tidak memiki urusan apapun dengan hal itu," tandas pembalap Monster Energy Yamaha itu.

Rossi Sindir Balik Marquez soal Kemenangan di MotoGP San Marino

Newsral.com
Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi saat menguji motornya di Sirkuit Misano, San Marino,

Valentino Rossi sinis dengan komentar Marc Marquez bahwa insiden dengannya membuat The Baby Alien termotivasi memenangi MotoGP San Marino 2019.

Duel di atas trek antara Valentino Rossi dan Marc Marquez menjadi salah satu sorotan dalam gelaran seri balap ke-13 MotoGP San Marino 2019.

Saat menit-menit terakhir sesi kualifikasi MotoGP San Marino 2019 (14/9/2019), Valentino Rossi dan Marc Marquez hampir bersenggolan sebanyak dua kali.
Tidak ada pembalap yang mendapat hukuman atas peristiwa itu. Namun, perseteruan dengan rider tuan rumah membuat Marquez mendapat cemoohan dari penonton sepanjang balapan.

"Saya selalu termotivasi sepenuhnya ketika seseorang bermain-main dengan saya," ucap Marquez, dilansir dari Crash.
"Saya tahu bahwa saya kalah ketika berbicara dengan media, tetapi bersaing di atas trek adalah arena pertempuran sesungguhnya bagi saya," sambung rider Repsol Honda.

Marc Marquez pada akhirnya finis pertama setelah memenangi duel lap terakhir menghadapi pembalap muda tim satelit Yamaha, Fabio Quartararo (Petronas SRT).
Kakak dari pembalap Moto2, Alex Marquez, tersebut juga menjadi satu-satunya pembalap non-Yamaha yang mengisi posisi finis lima besar.

Sementara Valentino Rossi harus puas mengakhiri balapan di urutan keempat setelah tidak dapat mendekati tiga pembalap di grup terdepan.

Adapun ketika diminta pendapatnya mengenai komentar Marquez, pemenang sembilan gelar juara dunia tersebut hanya menjawab singkat.
"Saya tidak perlu berseteru [dengan orang lain] untuk menjadi lebih termotivasi," kata Rossi, dikutip BolaSport.com dari GPOne.
Rossi berpendapat bahwa euforia yang dirasakan Marquez selepas balapan lebih dikarenakan keberhasilan mengalahkan Quartararo, si bocah ajaib di kelas MotoGP saat ini.

"Saya pikir Marquez merasa lebih bahagia karena dia bisa mengalahkan Quatararo. Dia tahu Quartararo akan menjadi lawan kuat untuk musim berikutnya," ujar Rossi.
"Marquez lebih muda dan lebih cepat. Saya tidak memiki urusan apapun dengan hal itu," tandas pembalap Monster Energy Yamaha itu.