Social Items

Loading...
Kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan Riau, tidak hanya menimbulkan dampak pada warganya saja. Habibat hewan yang ada di sekitar hutan juga ikut terganggu.

Bahkan, api dan asap membuat dua hewan yang cukup langka keluar dari persembunyian mereka. Tragisnya, salah satu ditemukan dalam kondisi mati, yakni ular berkaki.

Dilansir dari VIVAnews, Kamis 26 September 2019, penampakan ular berkaki itu ditemukan di Desa Sekip Hilir, Kecamatan Rengat, oleh petugas yang sedang melakukan pendinginan bara api di hutan terdekat.

Masyarakat sekitar dan juga warganet menyebutnya ular berkaki, namun para ahli mengatakan bahwa kaki yang dimaksud adalah alat kelamin dari hewan melata tersebut.

Ada dua ekor ular berkaki yang ditemukan petugas, satu berukuran besar dan panjang, sementara satu lagi kecil dan panjangnya kurang lebih satu meter. Diduga, ular kedua adalah anak dari yang pertama.
Tak hanya hewan melata, dua ekor binatang buas pemakan daging juga dikabarkan keluar dari habitat mereka, dampak dari meluasnya kebakaran hutan.
Warga Desa Bayas, Kecamatan Kempas, Indragiri Hilir dihebohkan dengan adanya penampakan dua ekor harimau Sumatera di wilayah mereka.
"Tim sudah menuju lokasi, untuk menangani masalah kehadiran dua ekor harimau yang dilaporkan masyarakat," kata Hubungan Masyarakat Balai Besar KSDA Riau, Dian.

Sumber : viva.co.id

Penampakan Harimau dan Ular Berkaki Bikin Heboh Warga Riau

Newsral.com
Kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan Riau, tidak hanya menimbulkan dampak pada warganya saja. Habibat hewan yang ada di sekitar hutan juga ikut terganggu.

Bahkan, api dan asap membuat dua hewan yang cukup langka keluar dari persembunyian mereka. Tragisnya, salah satu ditemukan dalam kondisi mati, yakni ular berkaki.

Dilansir dari VIVAnews, Kamis 26 September 2019, penampakan ular berkaki itu ditemukan di Desa Sekip Hilir, Kecamatan Rengat, oleh petugas yang sedang melakukan pendinginan bara api di hutan terdekat.

Masyarakat sekitar dan juga warganet menyebutnya ular berkaki, namun para ahli mengatakan bahwa kaki yang dimaksud adalah alat kelamin dari hewan melata tersebut.

Ada dua ekor ular berkaki yang ditemukan petugas, satu berukuran besar dan panjang, sementara satu lagi kecil dan panjangnya kurang lebih satu meter. Diduga, ular kedua adalah anak dari yang pertama.
Tak hanya hewan melata, dua ekor binatang buas pemakan daging juga dikabarkan keluar dari habitat mereka, dampak dari meluasnya kebakaran hutan.
Warga Desa Bayas, Kecamatan Kempas, Indragiri Hilir dihebohkan dengan adanya penampakan dua ekor harimau Sumatera di wilayah mereka.
"Tim sudah menuju lokasi, untuk menangani masalah kehadiran dua ekor harimau yang dilaporkan masyarakat," kata Hubungan Masyarakat Balai Besar KSDA Riau, Dian.

Sumber : viva.co.id