Social Items

Loading...

Nggak perlu dipungkiri lagi, kaum-kaum millennial dan generasi Z memang sangat bergantung banget dengan yang namanya teknologi digital. Bisa dibilang generasi inilah generasi Indonesia yang paling melek dengan yang namanya teknologi.
Melihat generasi millennial dan generasi Z yang hidupnya banyak bergantung pada platform digital mendorong LINE untuk membuat wadah bagi anak-anak muda untuk membangun konten dan membuat komunitas digital yang positif lewat programSTARTING LINE. Berbagai kegiatan juga sudah dilaksanakan melalu program ini.

LINE Buat Program STARTING LINE


Lewat program STARTING LINE yang diadakan sejak Agustus sampai November 2017 ini beberapa kegiatan pun sudah terlaksana, seperti Kompetisi Line Student Partner dan CommuLINEnity ManagerSeminarCampus Roadshow, dan LINE Camp. Program ini sendiri digelar di berbagai kampus-kampus di penjuru Indonesia.
Puncak acara STARTING LINE sendiri adalah terpilihnya 60 finalis dari 2.500 peserta yang diambil dari 412 kampus Indonesia yang telah diberikan pelatihan tentang kecerdasan sosial, personal branding, serta pemanfaatan fitur LINE secara maksimal.
Setelah selesai diberikan pelatihan, dipilihlah 6 LINE Digital Champions dari para finalis yang akan mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi kantor pusat LINE di Jepang sebagai hadiah utama kompetisi.
PesertaAsal
Aldi RiandanaUniversitas Mulawarman, Kalimantan Timur
Helen AdelinInstitut Teknologi Medan, Sumatera Utara
Hilman SaputraPoliteknik Negeri Sriwijaya, Sumatera Selatan
I Gusti Made Surya DwipayanaSTMIK STIKOM, Bali
Siti AhmaniarUniversitas Dipenogoro, Jawa Tengah
Vina NurvianiUniversitas Pendidikan Indonesia, Jawa Barat
Acara Campus Roadshow sendiri telah diadakan di berbagai kampus Indonesia, seperti Universitas Negeri Makasar, Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Mahasaraswati, dan Universitas Mulawarrman. Acara ini juga mendapat sambutan yang sangat baik dari para mahasiswa dengan dihadiri oleh lebih dari 3.000 peserta.

Sumber:
JALANTIKUS

Gaet Anak Millennial, LINE Buat Program STARTING LINE

Newsral.com

Nggak perlu dipungkiri lagi, kaum-kaum millennial dan generasi Z memang sangat bergantung banget dengan yang namanya teknologi digital. Bisa dibilang generasi inilah generasi Indonesia yang paling melek dengan yang namanya teknologi.
Melihat generasi millennial dan generasi Z yang hidupnya banyak bergantung pada platform digital mendorong LINE untuk membuat wadah bagi anak-anak muda untuk membangun konten dan membuat komunitas digital yang positif lewat programSTARTING LINE. Berbagai kegiatan juga sudah dilaksanakan melalu program ini.

LINE Buat Program STARTING LINE


Lewat program STARTING LINE yang diadakan sejak Agustus sampai November 2017 ini beberapa kegiatan pun sudah terlaksana, seperti Kompetisi Line Student Partner dan CommuLINEnity ManagerSeminarCampus Roadshow, dan LINE Camp. Program ini sendiri digelar di berbagai kampus-kampus di penjuru Indonesia.
Puncak acara STARTING LINE sendiri adalah terpilihnya 60 finalis dari 2.500 peserta yang diambil dari 412 kampus Indonesia yang telah diberikan pelatihan tentang kecerdasan sosial, personal branding, serta pemanfaatan fitur LINE secara maksimal.
Setelah selesai diberikan pelatihan, dipilihlah 6 LINE Digital Champions dari para finalis yang akan mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi kantor pusat LINE di Jepang sebagai hadiah utama kompetisi.
PesertaAsal
Aldi RiandanaUniversitas Mulawarman, Kalimantan Timur
Helen AdelinInstitut Teknologi Medan, Sumatera Utara
Hilman SaputraPoliteknik Negeri Sriwijaya, Sumatera Selatan
I Gusti Made Surya DwipayanaSTMIK STIKOM, Bali
Siti AhmaniarUniversitas Dipenogoro, Jawa Tengah
Vina NurvianiUniversitas Pendidikan Indonesia, Jawa Barat
Acara Campus Roadshow sendiri telah diadakan di berbagai kampus Indonesia, seperti Universitas Negeri Makasar, Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Mahasaraswati, dan Universitas Mulawarrman. Acara ini juga mendapat sambutan yang sangat baik dari para mahasiswa dengan dihadiri oleh lebih dari 3.000 peserta.

Sumber:
JALANTIKUS

No comments